Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Dalam karier saya selama 17 tahun sebagai surveyor dan konsultan GIS, saya belajar satu hal penting: Klien tidak peduli seberapa rapi topologi data Anda.
Yang seringkali mereka pedulikan adalah: “Pak, bisa saya lihat peta lokasinya sekarang di HP saya?” atau “Tolong kirim file yang bisa saya buka di laptop Bos, tapi beliau nggak punya ArcGIS.”
Jika Anda mengirimkan Shapefile kepada klien awam, Anda hanya akan membuat mereka bingung. Jika Anda mengirim GeoJSON, mereka tidak tahu cara membukanya.
Solusinya? Google Earth. Dan bahasa yang digunakan Google Earth adalah KML dan KMZ.
Artikel ini saya tulis khusus bagi rekan-rekan teknis yang sering kesulitan mempresentasikan hasil kerja rumit kepada orang awam. Mari kita bahas bagaimana format sederhana ini bisa menjadi alat presentasi yang powerful.
KML (Keyhole Markup Language) awalnya dikembangkan oleh Keyhole, Inc. sebelum perusahaan tersebut dibeli oleh Google pada tahun 2004. Secara teknis, ini adalah format berbasis XML (mirip HTML) yang fokus pada visualisasi geografis.
Lalu, apa bedanya dengan KMZ?
Seringkali mahasiswa bertanya kepada saya, “Pak, mending save as KML atau KMZ?” Jawabannya sederhana:
Kelebihan utama KMZ: Jika peta Anda memiliki ikon custom atau foto dokumentasi lapangan di dalam pop-up, format KMZ akan membungkus gambar-gambar tersebut menjadi satu paket. Jadi, saat file dikirim ke orang lain, fotonya tidak akan hilang (silang merah). Analogi saya: KML itu seperti surat, KMZ itu amplop tebal berisi surat beserta lampiran foto-fotonya.
Meskipun secara teknis format ini tidak secanggih Geodatabase untuk analisis, KML/KMZ memiliki “kesaktian” yang tidak dimiliki format lain:
Saat Anda membuka file KMZ di Google Earth Pro, data Anda langsung menempel (drape) di atas permukaan bumi 3D. Untuk proyek seperti perencanaan jalur pipa, tambang, atau site plan perumahan, kemampuan melihat kontur tanah secara visual (meskipun kasar) sangat membantu klien membayangkan kondisi lapangan tanpa perlu ke lokasi.
Berbeda dengan tabel atribut Shapefile yang kaku, atribut di KML bisa kita dandani dengan HTML. Kita bisa membuat tampilan di mana saat titik diklik, muncul tabel rapi, foto survei lapangan, bahkan link video. Ini membuat peta Anda “berbicara” dan informatif.
File KMZ bisa dibuka di Google Earth versi Android/iOS. Bayangkan skenario ini: Anda kirim file batas lahan ke WhatsApp klien. Klien sedang di lapangan, buka file itu di HP, dan GPS HP-nya langsung memandu posisi dia relatif terhadap batas lahan yang Anda buat. Praktis, bukan?
[Image suggestion: Screenshot of Google Earth showing a customized popup balloon with a photo and table info] (Keterangan Gambar: Contoh tampilan data KMZ di Google Earth dengan fitur pop-up informasi yang interaktif)
Walaupun terlihat cantik secara visual, saya harus memberikan peringatan keras (Hard Warning) bagi rekan-rekan surveyor:
Hati-hati dengan Sistem Koordinat!
KML/KMZ hanya mengerti satu bahasa koordinat: WGS 84 (Latitude/Longitude). Jika Anda bekerja dengan data proyeksi UTM (Universal Transverse Mercator) yang mementingkan akurasi meter, saat dikonversi ke KML, data tersebut akan “dipaksa” berubah ke Lat/Long.
Sering terjadi kasus di mana luas area yang dihitung di Google Earth (KML) berbeda dengan luas di sertifikat (UTM/BPN). Saran Saya: Gunakan KML/KMZ hanya untuk keperluan visualisasi dan navigasi kasar. Jangan pernah menjadikannya acuan pengukuran presisi atau sengketa batas legal. Biarkan Shapefile/CAD yang menangani urusan presisi milimeter.
Agar hasil kerja Anda terlihat profesional di mata klien, jangan asal convert. Lakukan sentuhan ini di QGIS/ArcGIS sebelum ekspor:
Shape_Area, Object_ID). Sisakan yang penting saja (Nama Pemilik, Luas, Status).KML dan KMZ mungkin bukan format terbaik untuk analisis spasial yang rumit. Namun, ia adalah format terbaik untuk bercerita.
Sebagai praktisi GIS, tugas kita bukan hanya mengolah data, tapi juga menyampaikan informasi tersebut agar dimengerti orang lain. Menguasai pembuatan KML/KMZ yang rapi dan informatif akan menjadi nilai tambah besar bagi layanan profesional Anda.
Jika Anda memiliki data CAD atau Shapefile yang ingin diubah menjadi format presentasi Google Earth yang interaktif untuk keperluan rapat direksi atau marketing properti, Anda bisa menghubungi kami melalui halaman [Layanan Jasa]. Kami siap membantu memoles data mentah Anda menjadi visualisasi yang memukau.
https://www.ogc.org/standards/kml