Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Pendahuluan
Dalam dunia Sistem Informasi Geografis (SIG), format data memegang peranan yang sangat penting untuk penyimpanan dan pengelolaan informasi spasial. Salah satu format data vektor yang paling umum digunakan adalah ESRI Shapefile atau sering disebut dengan ekstensi .shp. Format ini dikembangkan oleh Environmental Systems Research Institute (ESRI) pada awal tahun 1990-an dan telah menjadi standar pertukaran data antar perangkat lunak GIS.
Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai definisi, struktur file, serta kelebihan dan kekurangan dari format Shapefile.
Definisi Shapefile
Shapefile adalah format data geospasial vektor yang digunakan untuk menyimpan lokasi, bentuk, dan atribut dari fitur geografis. Data ini dapat merepresentasikan objek dalam bentuk titik (point), garis (polyline), maupun area (polygon). Karena sifatnya yang terbuka, format ini dapat dibaca oleh berbagai perangkat lunak SIG, baik yang bersifat komersial seperti ArcGIS maupun open source seperti QGIS.
Struktur Komponen File
Sebuah data Shapefile tidak berdiri sendiri sebagai satu file tunggal, melainkan terdiri dari kumpulan beberapa file yang memiliki nama yang sama namun dengan ekstensi yang berbeda. Berikut adalah komponen utama dari Shapefile:
Selain tiga file utama di atas, terdapat juga file pendukung lainnya yang opsional namun penting, yaitu file proyeksi atau .prj. File ini menyimpan informasi mengenai sistem koordinat dan proyeksi peta yang digunakan. Jika file ini tidak ada, maka data spasial tidak akan memiliki referensi geografis yang jelas.
Kelebihan dan Kekurangan Shapefile
Sebagai format yang populer, Shapefile memiliki sejumlah karakteristik yang perlu dipahami oleh pengguna.
Kelebihan:
Kekurangan:
.shp dan .dbf dibatasi hingga 2 Gigabyte (GB). Hal ini menjadi kendala untuk pengelolaan data dalam jumlah besar..dbf) dibatasi maksimal 10 karakter.Kesimpulan
ESRI Shapefile merupakan format data fundamental dalam industri geospasial. Meskipun memiliki keterbatasan dari segi ukuran penyimpanan dan penamaan atribut, popularitas dan kompatibilitasnya menjadikan format ini tetap relevan hingga saat ini. Pengguna disarankan untuk memahami struktur file ini agar dapat mengelola data spasial dengan baik dan menghindari kesalahan dalam pertukaran data.