Sejarah dan Fakta Menarik Tentang Suku Dayak

| |

Suku Dayak

Kira – kira apa yang Anda ketahui mengenai suku Dayak? Mari mengenal lebih lanjut mengenai sejarah dan fakta menarik tentang suku Dayak lewat artikel berikut ini.

Suku Dayak (Dyak) adalah sebuah nama yang diberikan penjajah zaman dahulu kepada penghuni pendalaman di Pulau Borneo yang tinggal di Kalimantan. Pada dasarnya ada sekitar 7 suku asli Kalimantan yang tidak kalah pentingnya untuk diketahui, diantaranya suku Melayu, Dayak, Tidung, Kutai, Banjar, Paser dan Berau.

Dibanding suku lain di Kalimantan, suku Dayak dikenal sangat ramah. Bahkan suku Dayak akan merasa terhina jika ada orang lain (pendatang) yang berkunjung dan mereka tidak bisa menjamunya dengan baik. Tak ayal jika pada akhirnya suku Dayak kerap menjadi salah satu tempat tujuan travelling bagi para pelancong.

Lihat artikel budaya yang lainnya: Kecapi – Alat Musik Tradisional Khas Sunda – Jawa Barat

Sejarah Suku Dayak

Secara bahasa, Dayak bukan nama sebuah suku. Dayak merupakan sebutan “orang Dayak” yang memiliki artian sebagai “orang pedalaman”. Sebelum abad ke-20, suku Dayak memang masih belum mengenal agama “Samawi”, baik Islam atau pun yang lain. Suku Dayak memiliki kepercayaan hanya kepada leluhur mereka, binatang, bebatuan dan isyarat alam yang ditafsirkannya mirip seperti agama Hindu Kuno.

alat-tradisional-kelupi-suku-dayak
alat tradisional kelupi – suku dayak – indonesia.go.id (photo: Pesona Indonesia)

Dalam kehidupan sehari – harinya, suku Dayak percaya berbagai macam pantangan sesuai tanda yang alam berikan. Suku Dayak memiliki pantangan untuk berbaur dengan masyarakat dari suku lain. Tak heran jika pada akhirnya mereka selalu hidup dengan rasa ketidak tenangan hingga membuat mereka selalu berpindah – pindah dari hutan satu ke lainnya, bahkan dari goa satu ke yang lain.

Suku Dayak yang dikatakan paling primitif adalah suku Dayak Punan. Ini merupakan suku yang paling sulit untuk diajak berkomunikasi dengan baik oleh masyarakat umum. Suku Dayak Punan tinggal di hutan belantara yang lebat atau di dalam goa – goa.

Rumah-adat-Betang-suku-dayak
Rumah adat Betang – suku dayak – indonesia.go.id, situs Budaya

Fakta Menarik Tentang Suku Dayak

Totem yang Beragam

Jika dicermati, totem buatan suku Dayak memiliki keunikan tersendiri. Anda bahkan tak perlu jauh – jauh ke Amerika untuk menyaksikan totem suku Indian, sebab suku Dayak juga memiliki kerajian totem sendiri. Bentuknya pun beraneka ragam, dijamin membuatmu terkagum – kagum!

Sangat Menghargai Harmoni dengan Alam

Dibanding suku Lain di Indonesia, suku Dayak di Kalimantan ternyata sangat menghargai harmoni dengan alam. Sehingga yang demikianlah membuat mereka sangat menjaga keasrian lingkungannya dengan baik. Bahkan mereka juga memiliki cita rasa tersendiri dalam berseni. Uniknya, suku Dayak ternyata tidak suka kekerasan. Meskipun demikian, mereka juga memiliki ketegasan, terutama dalam hal kedamaian kehidupannya saat ada yang mencoba mengusiknya.

Gadis Dayak Adalah Permata yang Berharga

Ya, gadis Dayak disebut – sebut sebagai permata yang berkilau dan sangat berharga. Kecantikannya sudah tidak diragukan lagi. Bagi mereka, gadis Dayak bukan hanya calon istri yang nanti akan mengerjakan semua pekerjaan rumah, tetapi ia adalah permata berharga yang sudah semestinya dijaga sebaik mungkin.

Sangat Menghargai Leluhur

Sudah sejak dulu, orang Dayak dikenal sangat menghargai estetika. Bahkan, makam orang yang meninggal pun diberi hiasan – hiasan yang cantik. Pada saat meninggal, orang Dayak tidak dimakamkan dalam tanah, melainkan dikubur di dalam sebuah peti yang disangga oleh tiang.

Mandau Adalah Pusaka yang Paling Berharga

Mandau merupakan benda yang menjadi simbol keberanian dan kebangsawanan orang Dayak. Mandau biasanya dirawat dengan sangat baik dan tidak dipergunakan secara sembarangan. Mandau hanya digunakan saat – saat terdesak yang mengharuskan pemiliknya untuk berperang atau membela diri.

Demikianlah informasi seputar sejarah dan fakta menarik tentang suku Dayak lebih lengkapnya. Semoga bermanfaat.

Previous

Cara Menghitung Persen di Excel

Google Cendekia, Rekomendasi Situs Jurnal Ilmiah

Next

Leave a Reply

%d bloggers like this: